andai kamu tau perasaanku terhadapmu, aku menyukaimu dari awal kita smt 1. tapi perasaan itu ingin sekali ku tepis. aku berusaha untuk tidak peduli terhadap perasaanku sendiri. sayangnya perasaan itu tidak bisa hilang dari hati ini, perasaan itu masih ada hingga sekarang. aku bingung apa yang harus aku lakukan, apakah aku akan membiarkan perasaan ini lalu mengikhlaskan mu bersama wanita lain atau aku harus mengungkapkan sebelum kamu pergi kembali ke jambi walaupun nantinya kamu akan terkejut lalu bersikap cuek terhadapku..
kalo oleh jujur aku tuh ngiriii banget sama orang yang bisa bikin kamu ketawa, senyum, ngomong blak-blakan dan sesuatu yang bikin kamu seneng. tapi kalo dipikir-pikir aku ngrasa ga pantes kalo misal kita emang jodoh,, aku tuh ga ada prestasi akademik yang membanggakan, organisasi juga nol besar, sedangkan kalo kamu punya prestasi akademik, organisasi apalagi soal agama kamu yang okee bangeet.
tapi ya udahlah aku percaya sama Allah siapa jodohku yang sebenarnya. Allah tau siapa orang yang terbaik buat aku. Allah pasti ada rencana dibalik semua ini. Amin
L 1904 LK
Kamis, 24 Januari 2013
ucapan Syukur karna Dapet Nilai A
Alhamdulillah banget deh aku bisa mendapatkan nilai A walaupun baru semester 5 sekarang. ternyata dapet nilai A itu rasanya seneeeeng banget sampe ga bisa berkata-kata... #aku bukan orang yang lebay tapi saking bahagianya. hahaaa. gimana ga seneeng banget orang perjuangan untuk mendapatkan nilai A aja uda kulakukan dari dulu (baca:smt1) tapi baru dapet sekarang (baca:smt5). yaudalah gapapa yang penting dapet, mungkin semua ini sudah direncanakan oleh Allah. Allah tidak membiarkanku menjadi orang yang sombong dengan memberikan nilai awal yaitu E lalu D terkadang C, B dan sekarang A. jadi sekarang aku tau gimana rasanya dapet nilai yang awalnya sangat buruk hingga nilai yang baik dan aku bisa merasakan penderitaan temen2 yg dapet nilai D dan E. mereka2 yang dapet nilai D dan E mungkin didepan kita mereka tersenyum tetapi didalam hatinya ingin menangis.
skali lagi makasih banget Ya Allah karna Engkau memberikan hambamu ini sebuah hikmah dibalik cobaan2 yang Engkau kasih kepada ku. hamba minta maaf karna hamba tidak bersyukur atas nikmat yang Engkau berikan dan minta maaf karna hamba Mu ini telah berburuk sangka kepadaMu Ya Allah
skali lagi makasih banget Ya Allah karna Engkau memberikan hambamu ini sebuah hikmah dibalik cobaan2 yang Engkau kasih kepada ku. hamba minta maaf karna hamba tidak bersyukur atas nikmat yang Engkau berikan dan minta maaf karna hamba Mu ini telah berburuk sangka kepadaMu Ya Allah
Rabu, 09 Mei 2012
for F**** A***** P******
Pada awalnya aku tidak pernah menyangka jika aku telah menaruh rasa cinta pertama kalinya kepada mu..
Aku tidak pernah menyangka bahwa kamu adalah orang yang pertama kali memberi tahukan aku bagaimana rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama.
Aku tidak pernah menyangka bahwa kamulah satu-satunya orang yang bisa membuatku menangis di setiap malam hari karna rasa cinta yang mendalam tetapi rasa cinta itu ternyata bertepuk sebelah tangan.
Aku sama sekali tidak pernah menyangka bahwa aku banyak mengucapkan terima kasih pada tuhanku Allah SWT yang telah mempertemukan aku dengan kamu orang pertama yang telah memberiku sebuah pengalaman cinta yang tidak pernah aku alami sebelumnya.
Rabu, 25 April 2012
Superhero itu bernama Ayah dan Ibu
Kisah #1
"Gratis"
Seorang anak yang mendapati ibunya sedang sibuk memasak makan malam di dapur. Anak itu kemudian mengulurkan secarik kertas pada sang ibu. Ibu segera membersihkan tangan dan membaca kertas yang diulurkan anaknya. Dalam kertas itu bertuliskan seperti ini :
Ongkos upah membantu ibu :
1) Membantu pergi ke warung :
Rp 20.000
2) Menjaga adik :
Rp 20.000
3) Membuang sampah :
Rp 5000
4) Membereskan tempat tidur :
Rp 10.000
5) Menyiram bunga :
Rp 15.000
6) Menyapu halaman :
Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000
Setelah membaca, sang ibu tersenyum. Ia memandang anaknya dengan penuh kasih sayang. Kemudian ibu mengambil pena, dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan
-GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu
-GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu
-GRATIS
4) Ongkos khawatir karena selalu memikirkanmu
-GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu
-GRATIS
Jumlah keseluruhan nilai kasihku
-GRATIS
Kisah #2
"Di Balik Sikap Keras Ayah"
Ketika Anda masih kecil, ibulah yang lebih sering mendongeng untuk Anda. Tapi, tahukah Anda bahwa sepulang bekerja, dengan wajah lelah, yang pertama kali ditanyakan ayah kepada ibu adalah kabar Anda dan apa yang Anda lakukan seharian ?
Ketika Anda belajar naik sepeda di masa kanak-kanak, ayah akan melepaskan roda bantu di sepeda Anda, dan ibu akan khawatir, jika Anda terjatuh. Tapi tahukah Anda, bahwa itu ayah lakukan itu karena dia yakin bahwa anak kesayangannya pasti bisa melakukannya ?
Ketika Anda merengek meminta mainan baru, ibu menatap Anda dengan iba, tapi ayah berkata dengan tegas, "Tidak sekarang!" Tapi tahukah Anda, bahwa hal itu mendidik Anda menjadi anak yang tidak manja lantaran tidak semua keinginan Anda terpenuhi segera ?
Ketika Anda sakit pilek, ibu merawat dan memberikan perhatian ekstra pada Anda. Tapi, ayah justru membentak, "sudah dibilang jangan suka minum es!". Tapi tahukah Anda, bahwa sebenarnya ayah sangat mengkhawatirkan Anda ?
Ketika Anda beranjak remaja dan menuntut untuk mendapat izin keluar malam, ayah akan sering membentak dan melarang. Tahukah Anda bahwa ayah melakukan itu karena ia sangat ingin menjaga Anda ?
Ketika Anda mulai berlama-lama menelepon atau menerima telepon dari seseorang, ayah akan berada di sekitar Anda dan mendengarkan pembicaraan Anda dan teman Anda di telepon. Tahuka Anda, bahwa rasa ingin tahu ayah akan teman spesial Anda, disebabkan ia ingin memastikan bahwa anaknya memilih teman istimewa yang tepat ?
Ketika Anda lulus SMA, ayah akan memaksa Anda menjadi dokter atau insinyur. Tapi tahukah Anda bahwa itu semata-mata ayah sangat memikirkan masa depanmu ? Dan toh, ayah akan tetap tersenyum dan mendukung Anda saat pilihan Anda tidak sesuai keinginannya.
Ketika Anda harus berkuliah di luar kota, ayah harus melepasmu di bandara. Tahukah Anda bahwa pada saat itu badan ayah terasa kaku untuk memelukmu ?
Ketika itu, ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini-itu, dan menyuruh Anda berhati-hati. Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu, dan memeluk Anda erat-erat. Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundak Anda, sambil berkata " Jaga dirimu baik-baik, ya." Tahukah Anda, bahwa ayah melakukan itu agar Anda kuat dan dewasa ?
Ketika Anda membutuhkan uang untuk biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari Anda, ayah adalah orang pertama yang akan menegrutkan kening. tapi tahukah Anda, bahwa ayah akan bekerja keras untuk bisa mengirimkan sejumlah uang yang Anda butuhkan, agar Anda bisa merasa sama dengan teman-teman Anda di kampus ?
Ketika Anda diwisuda, ayah adalah orang pertama yang akan berdiri dan memberi tepuk tangan untuk Anda.
Ketika Anda memilih pasangan hidup, ayah adalah orang pertama yang yakin bahwa anda telah memilih pasangan yang tepat.
Ketika Anda duduk di pelaminan, ayah akan tersenyum bahagia. Tapi tahukah Anda, bahwa dalam hati kecilnya, ayah merasa 'kehilangan' anak kesayangannya ?
Setelah itu ayah hanya bisa menunggu kedatangan Anda bersama cucu-cucunya untuk menjenguk.Dengan rambut yang telah dan semakin memutih, dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya, ayah telah menyelesaikan tugasnya.
Ayah adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat, bahkan ketika ia tidak kuat untuk tidak menangis. Ia harus terlihat tegas, bahkan ketika ia ingin sekali memanjakanmu. ia adalah orang pertama yang selalu yakin, bahwa "Anda Bisa" dalam segala hal.
"Gratis"
Seorang anak yang mendapati ibunya sedang sibuk memasak makan malam di dapur. Anak itu kemudian mengulurkan secarik kertas pada sang ibu. Ibu segera membersihkan tangan dan membaca kertas yang diulurkan anaknya. Dalam kertas itu bertuliskan seperti ini :
Ongkos upah membantu ibu :
1) Membantu pergi ke warung :
Rp 20.000
2) Menjaga adik :
Rp 20.000
3) Membuang sampah :
Rp 5000
4) Membereskan tempat tidur :
Rp 10.000
5) Menyiram bunga :
Rp 15.000
6) Menyapu halaman :
Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000
Setelah membaca, sang ibu tersenyum. Ia memandang anaknya dengan penuh kasih sayang. Kemudian ibu mengambil pena, dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan
-GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu
-GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu
-GRATIS
4) Ongkos khawatir karena selalu memikirkanmu
-GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu
-GRATIS
Jumlah keseluruhan nilai kasihku
-GRATIS
Kisah #2
"Di Balik Sikap Keras Ayah"
Ketika Anda masih kecil, ibulah yang lebih sering mendongeng untuk Anda. Tapi, tahukah Anda bahwa sepulang bekerja, dengan wajah lelah, yang pertama kali ditanyakan ayah kepada ibu adalah kabar Anda dan apa yang Anda lakukan seharian ?
Ketika Anda belajar naik sepeda di masa kanak-kanak, ayah akan melepaskan roda bantu di sepeda Anda, dan ibu akan khawatir, jika Anda terjatuh. Tapi tahukah Anda, bahwa itu ayah lakukan itu karena dia yakin bahwa anak kesayangannya pasti bisa melakukannya ?
Ketika Anda merengek meminta mainan baru, ibu menatap Anda dengan iba, tapi ayah berkata dengan tegas, "Tidak sekarang!" Tapi tahukah Anda, bahwa hal itu mendidik Anda menjadi anak yang tidak manja lantaran tidak semua keinginan Anda terpenuhi segera ?
Ketika Anda sakit pilek, ibu merawat dan memberikan perhatian ekstra pada Anda. Tapi, ayah justru membentak, "sudah dibilang jangan suka minum es!". Tapi tahukah Anda, bahwa sebenarnya ayah sangat mengkhawatirkan Anda ?
Ketika Anda beranjak remaja dan menuntut untuk mendapat izin keluar malam, ayah akan sering membentak dan melarang. Tahukah Anda bahwa ayah melakukan itu karena ia sangat ingin menjaga Anda ?
Ketika Anda mulai berlama-lama menelepon atau menerima telepon dari seseorang, ayah akan berada di sekitar Anda dan mendengarkan pembicaraan Anda dan teman Anda di telepon. Tahuka Anda, bahwa rasa ingin tahu ayah akan teman spesial Anda, disebabkan ia ingin memastikan bahwa anaknya memilih teman istimewa yang tepat ?
Ketika Anda lulus SMA, ayah akan memaksa Anda menjadi dokter atau insinyur. Tapi tahukah Anda bahwa itu semata-mata ayah sangat memikirkan masa depanmu ? Dan toh, ayah akan tetap tersenyum dan mendukung Anda saat pilihan Anda tidak sesuai keinginannya.
Ketika Anda harus berkuliah di luar kota, ayah harus melepasmu di bandara. Tahukah Anda bahwa pada saat itu badan ayah terasa kaku untuk memelukmu ?
Ketika itu, ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini-itu, dan menyuruh Anda berhati-hati. Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu, dan memeluk Anda erat-erat. Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundak Anda, sambil berkata " Jaga dirimu baik-baik, ya." Tahukah Anda, bahwa ayah melakukan itu agar Anda kuat dan dewasa ?
Ketika Anda membutuhkan uang untuk biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari Anda, ayah adalah orang pertama yang akan menegrutkan kening. tapi tahukah Anda, bahwa ayah akan bekerja keras untuk bisa mengirimkan sejumlah uang yang Anda butuhkan, agar Anda bisa merasa sama dengan teman-teman Anda di kampus ?
Ketika Anda diwisuda, ayah adalah orang pertama yang akan berdiri dan memberi tepuk tangan untuk Anda.
Ketika Anda memilih pasangan hidup, ayah adalah orang pertama yang yakin bahwa anda telah memilih pasangan yang tepat.
Ketika Anda duduk di pelaminan, ayah akan tersenyum bahagia. Tapi tahukah Anda, bahwa dalam hati kecilnya, ayah merasa 'kehilangan' anak kesayangannya ?
Setelah itu ayah hanya bisa menunggu kedatangan Anda bersama cucu-cucunya untuk menjenguk.Dengan rambut yang telah dan semakin memutih, dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya, ayah telah menyelesaikan tugasnya.
Ayah adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat, bahkan ketika ia tidak kuat untuk tidak menangis. Ia harus terlihat tegas, bahkan ketika ia ingin sekali memanjakanmu. ia adalah orang pertama yang selalu yakin, bahwa "Anda Bisa" dalam segala hal.
Senin, 02 April 2012
KEGAGALAN
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku bodoh. Itu berarti aku harus lebih banyak lagi mempelajari sesuatu.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku gagal. Itu berarti aku telah menemukan cara yang salah untuk melakukan sesuatu.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah melakukan sesuatu yang sia-sia. Itu berarti aku telah berani mencoba.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku tidak punya kemampuan dalam diri. Itu berarti aku harus melakukan dengan cara yang berbeda.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku seorang inferior. itu berarti aku bukan orang yang sempurna.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah membuang waktuku. Itu berarti aku punya alasan untuk memulai kembali.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku harus menyerah. Itu berarti aku harus mencoba lebih keras lagi.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku tidak berhasil. Itu berarti aku butuh kesabaran yang lebih.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah dipermalukan. Itu berarti aku telah menguji keberanian.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku harus bunuh diri. Itu berarti aku harus bersyukur kepada Tuhan yang telah memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku gagal. Itu berarti aku telah menemukan cara yang salah untuk melakukan sesuatu.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah melakukan sesuatu yang sia-sia. Itu berarti aku telah berani mencoba.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku tidak punya kemampuan dalam diri. Itu berarti aku harus melakukan dengan cara yang berbeda.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku seorang inferior. itu berarti aku bukan orang yang sempurna.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah membuang waktuku. Itu berarti aku punya alasan untuk memulai kembali.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku harus menyerah. Itu berarti aku harus mencoba lebih keras lagi.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku tidak berhasil. Itu berarti aku butuh kesabaran yang lebih.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku telah dipermalukan. Itu berarti aku telah menguji keberanian.
KEGAGALAN ... Tidak berarti aku harus bunuh diri. Itu berarti aku harus bersyukur kepada Tuhan yang telah memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri.
PENGECUT DAN PEMBERANI
Seorang pengecut menunggu, seorang pemberani memulai.
Seorang pengecut mengeluh, seorang pemberani berusaha.
Seorang pengecut mengelak, seorang pemberani menunjukkan sikap tanggung jawab.
Seorang pengecut fokus kepada jari telunjuk, seorang pemberani memperhatikan keempat jari yang lain.
Seorang pengecut memakai cara-cara kekerasan, seorang pemberani menggunakan kesabaran dan kelembutan.
Seorang pengecut menghakimi, seorang pemberani memaafkan.
Seorang pengecut menutup mata, seorang pemberani membuka mata.
Seorang pengecut menangisi kekurangan, seorang pemberani memanfaatkan kekurangan.
Seorang pengecut cemburu dengan keberhasilan orang lain, seorang pemberani bangga atas prestasi orang lain.
Seorang pengecut bicara lantang di belakang, seorang pemberani bicara keras di depan.
Seorang pengecut selalu mencari-cari kesalahan orang lain, seorang pemberani senantiasa introspeksi diri.
Seorang pengecut menertawakan kegagalan orang lain, seorang pemberani menertawakan kebodohan diri sendiri.
Jumat, 16 Maret 2012
Pesan Orang Tua kepada Anaknya
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku. Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat tali sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarimu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatlah sewaktu kecil aku harus memkai segala cara untuk membujukmu mandi ?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaiaman dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan saat kau kecil.
Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau di samping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai manua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalani sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatlah sewaktu kecil aku harus memkai segala cara untuk membujukmu mandi ?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaiaman dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan saat kau kecil.
Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau di samping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai manua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalani sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Langganan:
Postingan (Atom)